Posts

Showing posts with the label K3

Pengertian Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)

Image
Dari definisi-definisi yang ada kita dapat menyimpulkan bahwa : Keselamatan kerja merupakan suatu permasalahan yang banyak menyita perhatian berbagai organisasi saat ini karena mencakup permasalahan segi perikemanusiaan, biaya dan manfaat ekonomi, aspek hukum, pertanggungjawaban serta citra organisasi itu sendiri. Semua hal tersebut mempunyai tingkat kepentingan yang sama besarnya walaupun disana sini memang terjadi perubahan perilaku, baik di dalam lingkungan sendiri maupun factor lain yang masuk unsur eksternal industry. Philosophy K3 adalah upaya untuk menjamin keutuhan dan kesempurnaan tenaga kerja dan manusia pada umumnya, hasil karya dan budayanya menuju masyarakat yang adil dan sejahtera. Berdasarkan definisi, keselamatan berarti suatu keadaan dimana seseorang terbebas dari peristiwa celaka dan nyaris celaka. Sedangkan kesehatan memiliki arti tidak hanya terbebas dari penyakit namun juga sehat atau sejahtera secara fisik, mental serta sosial. Jadi Keselamatan dan...

Daftar Jenis Kebakaran

Daftar tiga jenis utama kebakaran, jenis bahan mudah terbakar memberikan penilaian kelas, dan alat pemadam yang disarankan. Untuk oksidasi yang cepat terjadi kebakaran, tiga unsur harus hadir: oksigen, panas, dan bahan bakar. Setiap media penindasan kebakaran berbeda untuk setiap jenis kebakaran yang berbeda pula. 1. Air. Menekan suhu yang diperlukan untuk mempertahankan api. 2. Soda Asam. Menekan pasokan bahan bakar api 3. CO2. Menekan pasokan oksigen yang diperlukan untuk mempertahankan api 4. Halon. Sedikit berbeda menekan pembakaran melalui reaksi kimia yang membunuh api.   Siapa pun yang sudah pengalaman buruk membuang air di atas api minyak dalam wajan dan mengalami ledakan yang dihasilkannya tidak akan pernah perlu diingatkan bahwa bahan bakar tertentu membutuhkan metode penindasan yang sangat spesifik. Fire Detektor Detektor api menanggapi panas, api, atau asap untuk mendeteksi pembakaran yang panas atau produk daripadanya. Berbagai jenis detektor memiliki berbagai proper...

Kontrol Personel

Administrasi Personil Kontrol mencakup proses-proses administrasi yang umumnya dilaksanakan oleh departemen SDM selama perekrutan dan pemecatan karyawan. Contoh kontrol personel sering diimplementasikan oleh SDM adalah sebagai berikut :  a. penyaringan calon pegawai b. pemeriksaan referensi atau sejarah pendidikan pegawai c. pemeriksaan latar belakang atau credit rating untuk posisi yang sensitif d. pemeriksaan berkala (diperuntukan hanya kepada pegawai yang memiliki akses dokumen penting) e. tinjauan rating pegawai oleh atasan f. prosedur pasca g. wawancara jika keluar. h. penghapusan akses jaringan dan pengubahan password i. pengembalian inventaris PC atau laptop Lingkungan Hidup dan Kontrol Keselamatan  Lingkungan Hidup dan Keselamatan Kontrol dianggap unsur-unsur dari kontrol keamanan fisik yang diperlukan untuk menunjang baik lingkungan operasi komputer atau lingkungan operasi personel. Berikut ini adalah tiga bidang utama kontrol lingkungan: 1. listrik 2. pendeteksi ...

Organisasi Dan Manajemen K3

a. Organisasi K3 Untuk menjamin pekerja agar sehat, selamat dan sejahtera serta mendapatkan kepuasan kerja, maka perusahaan perlu membentuk organisasi K3. Dibeberapa perusahaan organisasi ini dinamakan Bagian Keselamatan dan Kesehatan Kerja (Occupupational Health an Safety/OHS), bagian keselamatan dan kesehatan kerja (OHS) atau bahkan digabungakan dengan kesehatan lingkungan menjadi bagian keselamatan, Kesehatan dan Lingkunagn (Safety Health and Evironment/SHE). Organisasi ini biasanya ada dibawah pengawasan Departeman Sumber Daya Manusia atau Departeman Produksi. Depnakertrans sendiri mensyaratkan dibentuknya Panitia Pembinaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (P2K3) yang anggotanya terdiri dari 50% wakil manajmen dan 50% wakil pekerja. Organisasi ini berfungsi menangani masalah dibidang K3, memuat kebijakan atau prosedur kerja yang berguna dalam melindungi keselamatan dan kesehatan kerja. Dibidang jasa Konstruksi sendiri pelaksanakan dilakukan dengan : a Menganjurkan kontraktor kuali...

Landasan Hukum K3

Ada tiga alasan yang menyebabkan pentingnya Keselamatan dan Kesehatan Kerja, yaitu: a Keselamatan adalah Hak Asasai Manusia (HAM) b HAM dilindungi oleh peraturan perundang-undangan c Efisiensi atau mengurangi kerugian akibat kecelakaan kerja Untuk menjamin perlindungan pekerja atas keselamatan dan kesehatannya dalam bekerja, maka pemerintah mengatur pelaksanaanya dalam undang-undang: 1 Undang-undang No. 3 Tahun 1969 Tentang Persetujuan Konvensi ILO No. 120 Mengenai Hygiene dalam Perniagaan dan Kantor-Kantor 2 Undang-undang No. 14 Tahun 1969 Tentang Ketentuan-Ketentuan Pokok Mengenai Tenaga Kerja (lembaran Negara No. 55 Tahun 1969) 3 Undang-undang No. 1  Tahu 1970 Tentang Keselamatan Keselamatan Kerja  (lemberana Negara No. 1 Tahun 1970) 4 Undang-undang No. 3 Tahun 1992 Tentang Jaminan Sosial Tenaga Kerja 5 Undang-undang No. 23 Tahun1992 Tentang Kesehata Kesehatan 6 Undang-undang RI No. 25 Tahun 1991 Tentang Ketenaga Kerjaan 7 Keputusan Presiden RI No. 22 Tahun 19...

Falsafah K3

Arti dan tujuan Keselamatan dan Kesehatan Kerja adalah Menjamin Keadaan, keutuhan dan kesempurnaan baik jasmaniah maupun rohaniah manusia serta hasil karya dan budayanya, tertuju pada kesejahteraan masyarakat pada umumnya dan manusia pada khususnya. Pendek dan jelas perumusan falsafah ini dan senantiasa dipakai sebagai dasar dan titik tolak dari setiap usaha keselamatan dan kesehatan kerja. Dalam fasafah tercakup pandangan serta pemikiran filosofis, sosial-teknis dan sosial ekonomis. Keselamtan dan kesehatan kerja mempunyai sasaran terperinci sebagai berikut : a Mencegah terjadinya kecelakaan b Mencegah timbulnya penyakit akibat pekerjaan c Mencegah/mengurangi kematian d Mencegah/mengurangi cacad tetep e Mengamankan material, konstruksi, pemakaian, pemeliharaan bangunan-bangunan, alat-alat kerja, mesin-medin, instalasi-instalasi dan sebagainya f Meningkatkan produktivitas kerja tanpa memeras tenaga kerja dan menjamin kehidupan produktifnya g Mencegah pemborosan tenaga kerja, modal, a...

Sejarah K3

Berikut ulasan singkat mengenai sejarah K3LH Keselamatan dan kesehatan  kerja atau dalam bahasa inggrisnya “Work and Health Safety” mempunyai fungsi mencegah kecelakaan dan menjamin kesehatan ditempat tenaga kerja melakukan pekerjaan. Tidak seorangpun didunia ini yang ingin mengalami kecelakaan. Karena itu K3 bersifat umum dan ditujukan untuk keselamatan dan kesehatan seluruh umat manusia. Hal ini terbukti dengan diadakannya International conference di Roma pada tahun 1955 yang diikuti oleh 27 negara, di kota Brussel, Belgia. Pada tahun 1958 yang diikuti 0leh 51 negara , di Paris tahun 1961 dan yang keempat dilaksanakan di London Inggris. Semenjak manusia bekerja muali dari zaman purbakala untuk keperluan hidup sehari-hari banyak yang telah mengalami cedera, luka dan sebagainya. Pengalaman demikian membuat mereka mencari jalan dan cara mencegah agar kecelakaan tidak terjadi. Masyarakat yang semula primitive lambat laun berkembang dan muali mengenal cara kerja untuk menghasilakan...

Pengelolaan keamanan fasilitas

Berdasarkan pengelompokan Manajemen Keamanan Fasilitas, kami daftar jejak audit dan prosedur darurat. Ini adalah elemen dari Administrasi Keamanan Kontrol yang tidak berkaitan dengan perencanaan awal situs aman, tetapi untuk diterapkan secara terus-menerus. Audit trail (atau akses log) adalah catatan peristiwa. Sebuah sistem komputer mungkin memiliki beberapa jejak audit, masing-masing fokus pada jenis aktivitas tertentu seperti mendeteksi pelanggaran keamanan, masalah kinerja, dan desain dan kelemahan dalam aplikasi pemrograman. Dalam domain keamanan fisik, jejak audit dan kontrol akses log sangat penting karena manajemen perlu tahu di mana upaya akses ada dan yang berusaha mereka audit trails atau log akses harus merekam hal berikut: Tanggal dan waktu akses usaha Apakah upaya itu berhasil atau tidak Di mana mengakses diberikan (pintu yang mana, misalnya) Siapa yang berusaha mengakses Siapa yang diubah hak akses pada tingkat supervisor Beberapa sistem jejak audit juga ...

KEAMANAN FISIK

Sederhananya, Keamanan Fisik Domain memeriksa unsur-unsur lingkungan fisik sekitarnya dan infrastruktur pendukungnya yang mempengaruhi: kerahasiaan, integritas,dan ketersediaan: (Confidentialilty, Integrity, Availability) sistem informasi. Kami tidak berbicara tentang kontrol logis di sini,tapi Anda akan melihat bahwa beberapa dari kontrol fisik yang digambarkan itu adalah terlibat dalam beberapa domain lainnya, seperti operasi dan kontrol akses (misalnya, Biometrics). Bencana alam adalah contoh ancaman fisik terhadap keamanan. Pencurian adalah elemen dari keamanan fisik. Daerah yang dikenal sebagai Industri memperoleh keamanan dalam banyak hal, seperti Closed-Circuit Television (CCTV), kartu, pagar, pencahayaan, dan sebagainya. Untuk sebagian besar insinyur profesional keamanan, domain ini mungkin yang paling perlu diperhatikan dari 10 domain. Siapa yang peduli berapa tinggi pagar untuk melindungi bangunan penting? Tapi kau perlu tahu hal ini karena: 1) beberapa informasi ini akan di...

BEBERAPA KECELAKAAN DAN PERTOLONGANNYA

Beberapa contoh kecelakaan dan cara pertolongannya : 1.Pingsan Yaitu korban tidak sadarkan diri tetapi nafasnya ada. Macam-macam pingsan: a. Pingsan karena sengatan matahari Gejalanya: penghentian keringat yang tiba-tiba, korban lemah, sakit kepala, tidak dapat berjalan tegak,suhu tubuh 40-41ºC, pernapasan cepat dan tidak teratur. Pertolongan: baringkan ditempat teduh dan banyak angin, komperes seluruh tubuh dengan air dingin, usahakan agar tidak mengigil dengan memijat kaki dan tangan, bila keadaan tidak membaik bawa kerumah sakit. b. Pingsan karena kelelahan/ kelaparan  Gejalanya: Kedinginan dan berkeringat, lemah, pandangan berkunang-kunang, kesadaran menurun. Pertolongan: baringkan ditempat datar, letakkan kepala lebih rendah dari kaki,buka baju bagian atas, dan kendurkan pakaian yang menekan. Bila muntah miringkan kepala, beri bau-bauan yang merangsang, setelah sadar beri minuman air gula. 2. Shock Yaitu: peredaran darah terganggu karena kekurangan cairan sehingga mengakibat...

Teknik Dalam P3K

Berikut merupakan teknik umum dalam P3K : 1. Prioritas dalam P3K Urutan tindakan secara umum: a.Cari keterangan penyebab kecelakaan b.Amankan korban dari tempat berbahaya c.perhatikan keadaan umum korban; gangguan pernapasan, pendarahan dan kesadaran. d.segera lakukan pertolongan lebih lanjut dengan sarana yang tersedia. apabila korban sadar, langsung beritahu dan kenalkan. Selain itu ada juga yang dinamakan prinsip life saving, artinya kita melakukan tindakan untuk menyelamatkan jiwa korban (gawat darurat) terlebih dahulu, baru kemudian setelah stabil disusul tindakan untuk mengatasi masalah kesehatan yang lain. Gawat darurat adalah suatu kondisi dimana korban dalam keadaan terancam jiwanya, dan apabila tidak ditolong pada saat itu juga jiwanya tidak bisa terselamatkan. 2. Pembalutan Tujuan dari pembalutan adalah untuk mengurangi resiko kerusakan jaringan yang telah ada sehingga mencegah maut, menguangi rasa sakit, dan mencegah cacat serta infeksi. - Kegunaan pembalutan adalah: ...

Evakuasi Dan Transportasi

Evakuasi adalah kegiatan memindahkan korban dari lokasi kecelakaan ke tempat lain yang lebih aman dengan cara-cara yang sederhana di lakukan di daerah-daerah yang sulit dijangkau dimulai setelah keadaan darurat. Penolong harus melakukan evakuasi dan perawatan darurat selama perjalanan. Cara pengangkutan korban: 1. Pengangkutan tanpa menggunakan alat atau manual Pada umumnya digunakan untuk memindahkan jarak pendek dan korban cedera ringan, dianjurkan pengangkatan korban maksimal 4 orang 2. Pengangkutan dengan alat (tandu) Rangkaian pemindahan korban: 1. persiapan, 2. pengangkatan korban ke atas tandu, 3. pemberian selimut pada korban 4. Tata letak korban pada tandu disesuaikan dengan luka atau cedera. Prinsip pengangkatan korban dengan tandu: 1. pengangkatan korban,  Harus secara efektif dan efisien dengan dua langkah pokok; gunakan alat tubuh (paha, bahu,panggul), dan beban serapat mungkin dengan tubuh korban. 2. Sikap mengangkat. Usahakan dalam posisi rapi dan seimbang untuk ...

Pendekatan Keselamatan Lain

Salah satu agar bisa memberikan keselamatan kepada orang lain yang pertama kali adalah melalui pendekatan,diantarnya adalh : a. Perencanaan Keselamatan kerja hendaknya sudah diperhitungkan sejak tahap erencanaan berdirinya organisasi (sekolah, kantor, industri, perusahaan). Hal-hal yang perlu diperhitungkan antara lain: lokasi, fasilitas penyimpanan, tempat pengolahan, pembuangan limbah, penerangan dan sebagainya b. Ketatarumahtanggaan yang baik dan teratur: - menempatkan barang-barang di tempat yang   semestinya, tidak menempatkan barang di tempat yang digunakan untuk lalu lintas orang dan jalur-jalur yang digunakan untuk penyelamatan darurat  - Menjaga kebersihan lingkungan dari bahan berbahaya, misalnya hindari tumpahan oli pada lantai atau jalur lalu lintas pejalan kaki c. Pakaian Kerja Hindari pakaian yang terlalu longgar, banyak tali, baju berdasi, baju sobek, kunci/ gelang berantai, jika anda bekerja dengan barabg-barang yang berputar atau mesin-mesin yang berg...

PERTOLONGAN PERTAMA PADA KECELAKAAN

Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K) merupakan sebuah pengetahuan dan keterampilan karena jika kita hanya mengetahui teorinya saja tanpa melakukan latihan atau praktek, maka mental kita tidak terlatih ketika kita benar-benar menghadapi kejadian sebenarnya. Sebaliknya jika kita langsung praktek tanpa membaca teori kemungkinan besar kita akan melakukan pertolongan yang salah pada korban Sebagai seorang pecinta alam, materi ini penting untuk dipelajari, karena kondisi alam seringkali tidak dapat diduga dan sangat mungkin terjadi kecelakaan yang tidak kita harapkan. Sedangkan tenaga medis, sarana dan prasarana kesehatan sulit untuk dijangkau. Maka satu-satunya pilihan adalah mencoba melakukan pertolongan sementara pada korban kerumah sakit atau dokter terdekat.     Maksud P3K adalah untuk memberikan pertolongan pertama pada kecelakaan ditempat kejadian dengan cepat dan tepat sebelum tenaga medis datang atau sebelum korban dibawa kerumah sakit agar kejadian yang lebih buruk d...

CARA MENJAGA KEBERSIHAN DI RUANG KERJA

Dunia kerja membutuhkan kebersihan untuk kenyamanan dalam setiap orang bekerja. Tanpa ruang kerja atau tempat kerja yang bersih maka perasaan nyaman saat bekerja tidak diperoleh. Jika perasaan nyaman tidak diperoleh oleh staf dan karyawan maka jelas akan menurunkan produktifitas kerja yang pada akhirnya akan menurunkan produktifitas perusahaan. Kondisi ini tentu tidak diinginkan oleh siapapun tak terkecuali managemen perusahaan. Komputer merupakan alat elektronik yang sangat sensitif terhadap perubahan lingkungan. Lingkungan yang nyaman akan membantu kinerja baik dari sisi brainware (staf dan karyawan) maupun hardware (komputer dan periferalnya) itu sendiri.  Beberapa point penting kondisi lingkungan agar diperoleh kenyamanan bekerja dan keamanan kinerja komputer. 1. Selalu tersedia tempat sampah. Seperti di awal dijelaskan bahwa kebersihan adalah nilai penting dalam bekerja, oleh karena itu lingkungan yang bersih mutlak adanya untuk kenyamanan bekerja. Ketersediaan tempat sampa...

Prinsip Kesehatan Dan Keselamatan Kerja (K3)

Dalam dunia industri atau  perkantoran besar yang menggunakan komputer dalam jumlah yang banyak, kesehatan dan keselamatan kerja tentu menjadi faktor yang sangat penting.Para pengguna komputer  pribadi  pun perlu menerapkan prinsip menjaga kesehatan dan keselamatan kerja menurut petunjuk yang sudah ada. Seorang yang sehari-hari menggunakan komputer baik untuk pekerjaan, pendidikan, ataupun hobi tetap harus memperhatikan prinsip-prinsip kesehatan  agar terhindar dari berbagai gangguan kesehatan.Gangguan kesehatan yang mungkin muncul akibat penggunaan  komputer  adalah: 1. gangguan pada mata 2. gangguan pada kepala 3. gangguan pada tangan 4. gangguan pada badan Salah satu peralatan komputer yang berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan adalah monitor. Seperti kita ketahui, layar monitor memancarkan radiasi atau pemancaran partikel-partikel elementer dan energi radiasi. Energi  radiasi dapat mengeluarkan elektron dari inti atom sehingga atom  menj...

HYGIENE DAN SANITASI

A. Pengertian Kebersihan / Hygiene Untuk mencapai kesehatan yang prima, di dalam buku yang berjudul ”The Theory of Cattering”, bahwa  hygiene is the study of health and prefentation of the  deasis yang berarti adalah ilmu kesehatan dan  pencegahan timbulnya penyakit.  Kebersihan adalah suatu disiplin ilmu yang mempelajari bagaimana  cara hidup sehat dan cara mencapai kondisi-kondisi higienis (hygiene condition). Berdasarkan materi  pengajaran K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja), pengertian kebersihan adalah sutu usaha untuk melindungi, memelihara dan mempertahankan serta meningkatkan derajat kesehatan manusia, sehingga tidak mdah terganggu atau terpengaruh dari segala gangguan kesehatan. Pengertian Higiene menurut Undang-Undang No 11 tahun 1962 adalah ”Segala usaha untuk memelihara dan mempertinggi derajat kesehatan”. Contoh tindakan hygiene: - Mencuci tangan sebelum makan - Mencuci tangan setelah melakukan maintenance and repair pada PC dan printer - Pem...

Penanggulangan Kecelakaan terhadap Zat Berbahaya

Zat berbahaya adalah bahan-bahan yang selama pembuatannya, pengolahannya, pengangkutannya, penyimpanannya dan penggunaannya menimbulkan iritasi, kebakaran, ledakan, korosi, matilemas, keracunan dan bahaya-bahaya lainnya terhadap gangguan kesehatan orang yang bersangkutan dengannya atau menyebabkan kerusakan benda atau harta kekayaan  Berikut adalah beberapa contoh bahan-bahan yang mengandung zat berbahaya : 1. Bahan- bahan eksplosif Adalah bahan yang mudah meledak. Ini merupakan bahan yang paling berbahaya. Bahan ini bukan hanya bahan peledak, tetapi juga semua bahan yang secara sendiri atau dalam campuran tertentu jika mengalami pemanasan, kekerasan atau gesekan akan mengakbatkan ledakan yang biasanya diikuti dengan kebakaran. Contoh: garam logam yang dapat meledak karena oksidasi diri, tanpa pengaruh tertentu dari luar 2. Bahan-bahan yang mengoksidasi Bahan ini kaya oksigen, sehingga resiko kebakaran sangat tinggi.  3. Bahan-bahan yang mudah terbakar Tingkat bahaya...

Pengertian Kecelakaan

Pengertian Kecelakaan  adalah kejadian yang tidak terduga (tidak ada unsur kesengajaan) dan tidak diharapkan karena mengakibatkan kerugian, baik material maupun penderitaan bagi yang mengalaminya. Sabotase atau kriminal merupakan tindakan di luar lingkup kecelakaan yang sebenarnya Kerugian Akibat Kecelakaan Kerja (5 K ) 1. Kerusakan 2. Kekacauan Organisasi 3. Keluhan dan Kesedihan 4. Kelaianan dan Cacat 5. Kematian Klasifikasi Kecelakaan 1. Menurut jenis kecelakaan  - Terjatuh  - Tertimpa benda jatuh  - Tertumbuk atau terkena benda   - Terjepit oleh benda  - Gerakan yang melebihi kemampuan  - Pengaruh suhu tinggi  - Terkena sengatan arus listrik  - Tersambar petir  - Kontak dengan bahan-bahan berbahaya  - Lain-lain 2. Menurut sumber atau Penyebab Kecelakaan  a. Dari mesin  b. Alat angkut dan alat angkat  c. Bahan/zat erbahaya dan radiasi  d. Lingkungan kerja  3. Menurut Sifat...

Syarat-Syarat Keselamatan dan Kesehatan Kerja

Dengan peraturan perundang-undangan ditetapkan syarat-syarat keselamatan kerja ditetapkan untuk : Mencegah dan mengurangi kecelakaan Mencegah, mengurangi dan memadamkan kebakaran Mencegah dan mengurangi bahaya peledakan Memberi kesempatan atau jalan menyelamatakan diri pada waktu kebakaran atau kejadian lain yang berbahaya Memberi pertolongan pada kecelakaan Memberi alat pelindung diri (APD) pada pekerja Mencegah dan mengendalikan timbul atau menyebar suhu, kelembaban, debu, kotoran, asap, uap, gas, hembusan angin, cuaca sinar atau radiasi, suara dan getaran Mencegah dan mengendalikan timbulnya penyakit akibat bekerja, baik fisik amupun psikis, keracunan, infeksi dan penularan Memperoleh penerangan yang cukup dan sesuai Menyelenggarakan udara yang cukup Menyelengarakan suhu dan lembab udara yang baik Memelihara kebersihan, keselamatan dan ketertiban Memperoleh keserasian antara tenaga kerja dan alat kerja Mengamankan dan memperlancar pengangkutan orang, binatang, tanaman...